Test Ride Apache RTR 180 Xventure Kencangnya Mendebarkan!! Gantengnya Pol (Part 2)

Apache tangki+spedo DEMOTApache samping kiri depan DEMOT copy

Masbro, di bagian pertama review hasil test ride Apache RTR 180 Xventure, ane mencoba dulu segi akselerasi, untuk menjawab rasa penasaran selama ini bagaimana sih rasanya performa akselerasi Apache 180 yang dibekali fitur RTR (Racing Throttle Respons) ??

Saat test ride si beast macho, sisi akselerasi adalah hal yang paling ane pengen gali dari motor yang memiliki rasio bobot (power to weight ratio) terbaik dikelasnya. Asumsinya dengan PWR terbaik dikelasnya, dengan power besar 17,03 ps pada 8500 rpm, torsi 15,5 Nm @ 6500 rpm, plus fitur RTR, bisa ane bayangkan secara teori diatas kertas, Apache gampang melesat mengail kecepatan akselerasi spontan yang mendebarkan kencangnya.

Bagaimana kenyataan di atas aspal? ,well, test ride kemarin ane buktikan, saat menemui trek lurus – nggak terlalu panjang, langsung ane puntir throttle RTR, wuuuzzz, si beast macho spontan melesat enteng dan antep terasa sangat cepat akselerasinya, dan saat ane lirik spedo, sudah hampir 70 kpj masbro, dan trek lurus sudah dilahap 3/4 bagian dengan cepat dan bertenaga!, mantaf tenan ki !!

Sayangnya, untuk mencari trek lurus kosong yang cukup panjang dan lengang di kota Depok nggak dapet-dapet masbro, karena hari itu hari sabtu, banyak yang libur, jalanan jadi full dan macet sana-sini. di situasi ini jadi kepikiran untuk mencoba handling si beast macho di kemacetan lalulintas, gimana nih motor ini lincah tidak? saat bermanuver di sempitnya lalin 2 arah – bejibun motor dan mobil bergerak super pelan. Yang paling enak dalam kondisi lemot ini pastinya rider matic dan bebek, …piye RTR bermesin 180 cc berbobot 137 kg, keteteran ora??  (ane juga penasaran dengan hal ini masbro).

Ketemu moment yang pas nih, ada anak muda berbobot ramping/ringan naik bebek jupiter mx 135 kopling, gesit selap-selip melintas di depan beast macho. kita berada di pertengahan jalan – perbatasan lalin dua arah. si mx rider lincah memanfaatkan celah sempit di sisi kanan mobil yang searah dengan kita, dan buru-buru berakselerasi saat ada celah saat mobil dari arah berlawanan belum tiba, kita segera menyelinap mendahului mobil yang searah di depan kita.

Hal ini sebenarnya nggak mudah brosis, butuh perhitungan akurat dan keseimbangan handling motor, karena saat motor hampir tiba  di depan mobil yang kita lewati (3/4 bagian badan mobil), kita harus segera menutup gas dan mulai berhenti karena sudah ada mobil lainnya plus motor-motor di depan kita, kita tidak boleh telat berhenti bisa nyenggol kendaraan di depan, atau tidak boleh limbung apalagi limbung ke kanan, karena sudah ada mobil dari arah berlawanan melintas menyisakan celah yang sangat sempit! (warning : safety first brosis. utamakan selamat, kelakuan agresif ini cuma untuk keperluan test ride, untuk riding harian ane cukup kalem kok ;]

Well, dengan gambaran kondisi sempit seperti diatas, ternyata si beast macho berhasil mengikuti  jupiter mx 135 kopling, yang sang ridernya berbobot kira-kira 50 kg, tinggi 165 cm , sedangkan SDM berbobot diatas 70 kg, tinggi 161 cm  ideal 😀

Handling Apache RTR ternyata sangat stabil di kecepatan tinggi, sedang, rendah, bahkan saat lemot padat merayap, kestabilan handling Apache RTR 180 sangat mumpuni, juga saat aksi stop and go di kondisi lalin dua arah padat merayap dan hanya bersisa space sempit sekalipun ternyata Apache mampu mengikuti kegesitan jupiter mx 135, tanpa ada perasaan dorongan mesin saat braking, yang kerap ditemui pada motor-motor jepang, kalo kampas rem kurang pakem bikin motor susah berhenti. di Apache RTR 180 xventure ane tidak merasakan sisa power mesin, mesin sangat cepat tapi kalem di kondisi stop and go. Mesin RTR cukup halus dan cukup minim getaran.

Apache mesin kanan+selah DemotApache karbu Demot

Karakter mesin Apache RTR 180 cukup nurut, sehingga sangat mudah dikendalikan dengan rem cakram belakang sekalipun, dan sangat  mudah speed down saat benar-benar perlu untuk berhenti total, rem depan double piston menjalankan fungsinya dengan baik.

Apache rear DB demot Apache front DB Demot

Mantaf, jempolan ki TVS Apache RTR 180 xventure !, melebihi ekspektasi ane di berbagai kondisi pengetesan : Akselerasi mumpuni, handling sangat stabil di berbagai kecepatan, tetap mampu lincah di kondisi padat merayap, mesin yang sangat bertenaga spontan namun nurut saat rider ingin menghentikan motor, ditunjang kinerja rem cakram depan belakang yang pakem, IMHO performa Apache RTR 180 xventure diatas rata-rata motor sport jepang sekalipun ber CC 150 -225 cc, ane ora omong pepesan kosong masbro, menurut ane dengan harganya yang dibawah 19 juta (18,9 juta) motor sport TVS ini sangat worth to buy, dan value for money, masbro en sis.

Demikian hasil test ride terhadap salah satu motorsport demenan ane, ternyata bikin hati tambah kepincut meminang Apache RTR 180 Xventure, si beast macho yang kencangnya (memang) mendebarkan!!

TVS APACHE xventure-red copy2

Iklan

About SidiqDemot

i love motocycle and motogp, i've made blog about it

Posted on 20 Oktober 2015, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: